You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kinerja Sudin Tata Air Kepulauan Seribu Dievaluasi
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Kinerja Sudin Tata Air Kepulauan Seribu Dievaluasi

Semakin menipisnya produksi air baku dan rusaknya satu unit mesin pengolah air baku menjadi air bersih atau Reverse Osmosis (RO) menyebabkan beberapa pulau pemukiman di Kepulauan Seribu mengalami krisis air bersih.  

Kalau kinerjanya kurang tinggal kita grounded saja kabid-kabidnya, sekarang ini kan kalau tidak ada kerjanya tinggal distafkan saja kasudinnya

Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Tri Djoko Sri Margianto mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengevaluasi kinerja dan banyaknya lelang yang gagal dan minimnya prestasi Kepala Suku Dinas Tata Air Kepulauan Seribu.

"Di pulau kebutuhan air bersih itu mutlak, harusnya dipikirkan jauh-jauh hari, diantisipasi. Bukan sekarang baru diributkan," ujarnya, Jumat (23/10).

RO Rusak, Pulau Lancang Krisis Air Bersih

Saat krisis air seperti saat ini, kata Tri Djoko, para kepala bidang bukan lagi menyalahkan proses lelang yang gagal, tetapi justru terjadi karena kinerja yang kurang.

"Kalau kinerjanya kurang tinggal kita grounded saja kabid-kabidnya, sekarang ini kan kalau tidak ada kerjanya tinggal distafkan saja kasudinnya," katanya.

Tri Djoko Sri Margianto juga menyayangkan tidak adanya langkah antisipatif perbaikan RO yang rusak sebelum terjadi krisis air seperti saat ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7668 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5498 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1608 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1437 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1317 personFakhrizal Fakhri